Minggu, 17 November 2013

Love



Cinta itu rasa kenyamanan yang berbeda, siapapun bisa dengan mudah mendapatkannya, hanya saja mempertahankannya yang susah. Dalam hidup pasti ada cinta. Setiap cinta pasti ada luka setiap luka pasti ada bahagia. Tidak kecuali mereka yang beruntung telah menemukan cinta dan mempertahankannya tanpa sedikit goresan luka.
Aku tahu apa itu cinta. Aku bisa mendapatkannya. Aku bisa mencintai. Tapi entah mengapa mempertahankan suatu hubungan itu lebih sulit?
Ada kalanya kita tak ingin melepaskan juga tak ingin bertahan. Ada waktunya memiliki tapi tak dicintai dan mencintai tapi tak bisa dimiliki. Mengapa?

Padahal...
Aku berani mengucapkan “aku cinta” walau akhirnya akan terjatuh juga
aku berani memberi cinta walau akhirnya dibalas luka
aku berani memperjuangkan cinta walau akhirnya disia-siakan juga
Tapi.....
Semakin aku berani, semakin sakit juga.
Semakin aku mundur, semakin penasaran. Ah dasar cinta selalu serba salah.
Aku tidak pernah menyesal untuk jatuh hati, untuk mencintai, untuk menunggu bahkan menjalankan cinta yang “rumit” .  Serumit-rumitnya hubungan itu pasti ada jalan keluarnya. Aku percaya “Cinta itu datang untuk pergi”  tapi mengapa cinta selalu pergi disaat kita mulai mencintainya.......
Setelah cinta pergi....
Apa kita harus mencarinya lagi?
Apa kita harus memintanya kembali?
Apa kita harus mencintainya terus?
Sepertinya “iya” bukan jawaban yang tepat.
Karena setiap cinta yang pergi pasti ada cinta yang datang, hanya saja kita belum menemukanya
Jangan katakan cinta pada orang yang tidak kamu cintai
Jangan berikan cinta pada orang yang tidak kamu inginkan
Jangan pertahankan cinta pada orang yang tidak kamu sayangi
Jangan pernah! Jangan pernah!
Tunggulah saja cinta yang belum datang padamu karena dia sedang berusaha mencarimu dan kapanpun,dimanapun, dan siapapun cinta yang baru untuk datang menemanimu, semoga saja kamu tidak mengabaikannya, percayalah dia yang akan membuat mu tersenyum lebih dari yang kamu harapkan.
 

Minggu, 01 September 2013

Missed it

untuk seorang pria yang masih mencari cinta sejatinya

Jujur.....
aku masih ingin menyebut namanya...
aku masih ingin menatap wajahnya...
aku masih ingin mendengar seuaranya, tawanya, bahkan candanya...
Entah berapa lama harus kusembunyikan ini, yang jelas aku masih ingin berkomunikasi lebih dekat.

Kamu takkan pernah tahu, apalagi mengerti aku.
Kamu egois, kamu hanya berfikir kebahagiaanmu sedangkan aku? selalu kamu abaikan.
Sampai kapan kamu terus begitu? Pasti sampai banyak wanita yang menangis karena ulahmu.
aku masih sangat suka kamu...
aku masih ingin mengagumimu...
aku masih selalu mencari-cari kabarmu...
Dan aku masih ingat bagaimana kamu merayuku dengan kalimat manismu dan selalu membuat para wanita terbang melayang jauh karna pujianmu lalu tiba-tiba kamu hempaskan begitu saja menghilang dan tak ada kabar! Rasanya sangat sakit sekali.
kamu tak akan pernah tahu dan mengerti, tapi ingat mencari cinta sejati itu takkan mudah seperti dalam sinetron. kamu harus berjuang mendapatkan satu cinta yang tak bisa orang lain dapat,bukan begitu? jangan bermodalkan tampang saja!
Lihatlah orang yang paling berkorban untukmu tanpa harus bersandiwara.
menerimamu apa adanya tanpa menuntut lebih, bahkan menganggapmu istimewa diantara orang-orang yang lebih darimu.
tapi sayangnya kamu selalu mengabaikan orang orang yang sudah tulus padamu demi seorang yang lebih menarik darinya. Kamu sangat salah!
Apakah dengan cara itu kamu akan mudah mendapat cinta sejati? Tidak,kamu akan sulit mencarinya. karena cinta sejati itu hanya ada satudiantara yang lainnya. kamu harus mencintai satu orang, tapi faktanya hatimu bercabang.
Banyak wanita yang sangat berharap lebih padamu tapi kamu selalu mempermainkannya, menarik ulurnya, memberi harapan palsu, bahkan lain-lain.
Apakah itu yang disebut pria sejati? Bukan.

Aku sangat ingin berada disamping mu lagi, ingin rasanya aku ulang segalanya tapi semua sudah terlambat.
agar aku bisa menasehatimu, memberi saran untukmu dan mengajarimu untuk mencintai seseorang.
andai saja hal itu bisa dilakukan lagi mungkin sekarang aku tidak terlalu sering mencari kabarmu bahkan mengkritik tentang kamu tapi sayang aku hanya bisa merindukan mu diam-diam.
Terakhir kita berkomunikasi, mungkin saat kita sepakat untuk mengakhiri semuanya.
aku tahu kamu selalu bertanya tanya bagaimana aku sekarang, hanyalah aku pura-pura saja agar aku tahu siapa yang berani memulai percakapan kita lagi "kelak".
Sekarang hanyalah kepingan lalumu yang meninggalkan rindu.
aku hanya berharap kamu lebih merindukan aku lebih dari apapun...........

"temukanlah cinta sejatimu, jangan mengabaikan kasih dan tulus seseorang karena percayalah suatu saat kamu membutuhkannya"

Minggu, 25 Agustus 2013

Forgotten


Hallo apa kabar? Bagaimana hari- harimu sekarang? Setelah aku sudah tak peduli dan menghilang dari kamu, apakah kamu masih diam-diam merindukanku? atau kamu sudah senang terbebas dari perhatianku yang dulu mengganggumu? Entahlah ak tak tahu dan tak ingin tahu.
Sekarang aku sudah tak berharap lebih bahwa kamu akan mendekati ku lagi dan lagi karna pastinya kamu sudah lebih bahagia dengan lembaran barumu begitupun aku disini pati akan lebih darimu...
Mungkin dulu kita yang selalu bilang "kalo putus nanti jangan sampe lupa kalo kita pernah saling cinta" tapi nyatanya kita sudah lupa.
Lucu ya? Dulu kita selalu bersama mengisi hari-hari, merajut mimpi-mimpi dan sangat ingin berusaha untuk mewujudkannya tapi sekarang kita sudah sibuk sendiri bahkan seperti tak saling kenal bukan begitu? Segalanya sudah berubah, dan sangatlah berubah tapi kenangan tetaplah sama walau kita sudah saling lupa tapi tetap juga membekas.
Kamu sudah punya duniamu
Aku sudah punya duniaku
Kita sudah punya jalannya sendiri
Nikmati, jalani dan percayailah suatu saat nanti aku bahagia dan semoga kamupun lebih dari itu
Tanpa aku harus mencari kamu, kamu tak mencari aku itu pikir itu bagus karena dengan kita saling melupakan kita bisa mencari hal baru dan tak mengingat yang lalu
Dulu kita masih saling memberi kabar tapi sekaran rasanya tidak perlu. Karna jika kita terus begitu tanpa kita bersatu kembali mungkin  lebih susah untuk dapatkan yang baru
Bukankah saling melupakan tidak berarti benci dan tak ingin kenal lagi? Hanya saja belajar mengatur jarak agar kita tak menyesal lagi nantinya. Tapiiiii kita salah mengartikan hingga akhirnya kita saling benci? Lucu ya? Seperti dua anak ingusan yang sedang bermusuhan. Disisi lain pun aku percaya kalo kita tak ingin seperti ini, semua orang pun tau apa sebenarnya yang ingin kita mau cuma tapi satu yang kita pikirkan sekarang yaitu gengsi.
Rasanya cukup dengan kamu datang sebutuhnya pun aku muak sangat muak, mungkin dengan aku meghilang saja bagiku itu sudahlah cukup , pasti kamu berfikir aku sudah benci padamu,itu salah! Percayalah bukan itu maksudku aku hanya ingin kamu sadar aku bukan siapa-siapa kamu. cukup masalalu kamu jangan kamu banggakan atau jatuhkan cukup sederhanakanlah...




Sebenarnya aku tak ingin menghilang, tak ingin mengabaikan, tak ingin pura-pura tak rindu padamu tapiiiiiii akhirnya aku memutuskan aku harus melupakanmu.Hanya satu yang kutitipkan "tlong jangan pernah menyesal telah mengenalku bahkan mengisi hari-hariku"
Masa depan cerah menunggu jangan tengok masa lalu surammu percayalah suatu saat nati kelak kita akan bertemu dilembaran baru dengan suasana baru bahkan mungkin kisah yang baru......
Salam manis selamat melupakan<3